DRAINASE WILAYAH

Posted: April 17, 2012 in Uncategorized

Menurut Dr. Ir. Suripin, M.Eng., drainase adalah mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas.

Macam-macam drainase, yaitu :

  1. Menurut bentuk

–            Alami adalah terbentuk secara alami dan tidak terdapat bangunan-bangunan penunjang. Contohnya adalah sungai, sungai bawah tanah.

–            Buatan adalah dibuat dengan maksud dan tujuan tertentu yang memerlukan bangunan penunjang. Contohnya adalah selokan

  1. Menurut letak

–      permukaan tanah (surface drainage)

–      bawah permukaan tanah (subsurface drainage)

Tujuh macam pola dasar pengaliran, yaitu :

  1. Dendritik
  2. Paralel / Sejajar
  3. Trellis (jeruji)
  4. Persegi panjang
  5. Radial
  6. Deranged (tak teratur)
  7. Internal

Tekstur pengaliran, yang sangat erat kaitannya dengan kerapatan alur, berhubungan dengan jumlah dan jarak pengaliran (dengan atau tanpa sungai-sungai yang permanen). Pola dan tekstur pengaliran penting bagi para penafsir foto karena mengungkapkan petunjuk-petunjuk yang berharga tentang struktur geologi bentuk lahan dan permeabilitas selubung tanah, yang disebut pengaliran internal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s