Pola Dasar Aliran Sungai

Posted: April 18, 2012 in Uncategorized

Ada beberapa macam pola dasar aliran sungai, yaitu :

1. Dendritik

  • Bentuk menyerupai cabang-cabang pohon.
  • Mencerminkan resistensi batuan yang sama (homogenitas batuan) atau tanah yang seragam.
  • Lapisan sediment horizontal atau miring landai.
  • Control struktur tidak begitu tampak.

2. Paralel

  • Terbentuk dari aliran cabang-cabang sungai yang sejajar.
  • Atau paralel pada bentang alam yang panjang.
  • Mencerminkan kemiringan lereng yang cukup besar dan hampir seragam.

3. Trellis

  • Terbentuk dari cabang-cabang sungai kecil yang berukuran sama dengan aliran tegak lurus sepanjang sungai induk subsekuen yang parallel.
  • Terdapat pada daerah lipatan, patahan yang paralel, daerah blok pegunungan pantai hasil pengangkatan dasar laut, daerah vulkanik atau daerah metasedimen derajad rendah dengan pelapukan yang berbeda-beda.

4. Rectangular

  • Aliran cabang sungai tegak lurus terhadap sungai induk.
  • Aliran memotong daerah secara tidak menerus.
  • Mencerminkan kekar atau yang saling tegak lurus dan tidak serumit pola trellis.

5. Radial

  • Bentuk aliran seolah memancar dari satu titik pusat berasosiasi dengan tubuh gunung api atau kubah berstadia muda.
  • Dalam konsep Davis, pola radial ini adalah menyebar dari satu titik pusat (sentrifugal), sedangkan klasifikasi lain menyatakan pola radial mencakup dua sistem pola pengaliran yaitu : sentrifugal dan sentripetal.

 

6. Annular

  • Cabang sungai mengalir tegak lurus sungai induk subsekuen yang melingkar.
  • Pada struktur kubah dan cekungan, diaterma dan kemungkinan pada intrusi stock yang tererosi.
  • Sungai dikontrol pola sesar atau kekar pada “bedrock”.

7. Multibasinal

  • Pada daerah endapan antar bukit, batuan dasar yang tererosi.
  • Ditandai adanya cekungan-cekungan yang kering atau terisi air yang saling terpisah, aliran yang terputus dan arah aliran yang berbeda-beda.
  • Pada daerah aktif gerakan tanah dan vulkanik, batugamping yang mengalami pelarutan.
  • Definisi diatas digunakan untuk semua bentuk depresi yang belum diketahui bentuk polanya.

8. Contorted

  • Terbentuk dari aliran cabang-cabang sungai yang relatif tegak lurus terhadap sungai induk subsekuen yang melengkung.
  • Dibedakan dari “recurved trellis” dengan ciri daerahnya yang tidak teratur, control struktur sesar atau daerah tersebut labil.
  • Adanya lipatan menunjam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s